Kantor pos Surabaya
Dalam
perjalanannya, gedung ini juga pernah dipergunakan sebagai markas dari
Hoofdcommissariaat van Politie (Markas Kepala Komisaris Polisi Soerabaia),
kemudian direnovasi dan bentuknya tetap bertahan hingga saat ini.
Setelah
selesai dilakukan renovasi gedung tersebut
digunakan sebagai Hoofdpostkantoor (Kantor Kepala Pos Soerabaia) hingga
saat ini. Bangunnanya merupakan rancangan dari G.J.P.M. Bolsius dari departemen
BOW (Burgerlijke Openbare Werken) Batavia (Jakarta).
Kantor
pos ini terletak di jalan Kebun Rojo, didominasi oleh warna krem dan diberi lis
/ garis hitam. Baru sekitar tahun 1975 ada sentuhan warna oranye yang merupakan
warna kebanggan kantor pos.
Kantor
Pos terdiri dari beberapa bangunan diantaranya gedung festibul. Gedung festibul
adalah Gedung Utama yang merupakan Bangunan Cagar Budaya, yang jug amerupakan
bangunan utama dari kantor pos ini. Ruang utama luasnya 25m x 18m dipergunakan
sebagai loket serta layanan publik. Loket yang ada sebanyak 26 loket yang
posisinya mirip tapal kuda dari arah Timur sampai Barat. Loket-loket tersebut
melayani berbagai macam pelayanan. Seperti pengiriman surat, pembayaran kredit
dan loket terpadu yang melayani keperluan selain pengiriman surat.
Langit-langit
gedung utama kantor pos terdiri dari 6 kuda-kuda besar, ditambah dengan 10
kuda-kuda sedang dan 19 sekat plafon. Terdapat 16 pilar di dalam gedung tersebut, ventilasi berbahan
kaca yang terletak di sisi Utara dan Selatan masing-masing 13 baris membujur
dari atas ke bawah.
Di
bagian luar gedung terdapat 4 pilar utama yang ada di muka bangunan utamanya
yang langsung menghadap ke arah keramaian jalan Kebun Rojo. Dua dari empat
pilar yang ada di bagian luar, terdapat bukti bahwa tempat ini pernah
dipergunakan sebagai HBS, tempat dimana Ir. Soekarno menimba ilmunya.
Sekilas
galeri bagian depan gedung utama Kantor Pos dan bagian dalamnya:
Bagian depan Gedung
Utama Kantor Pos Surabaya
Bagian dalam Gedung
Utama
Bagian dalam beserta loket dan pilar-pilarnya.
Di bagian dalam kantor pos, terdapat
gudang pengiriman surat, gudang pengiriman barang, kantor P.O. Box, dan
lain-lainnya.
Gambar ini
merupakan gambar dari gedung penyimpanan surat. Letaknya di bagian belakang
dari kantor pos. Di gedung ini pula terdapat gudang, loket-loket, koperasi, dan
biro konseling.
Gudang barang.
Biro Konseling
Tempat penampungan sementara surat-surat yang akan
dikirim dan surat-surat yang baru datang.
Berikutnya adalah
gedung-gedung tua yang sudah tidak dipakai, melainkan menjadi cagar budaya yang
dijaga keunikannya.
Lorong pemisah dari
gudang belakang gedung utama menuju gedung samping kantor pos.
Dari dalam, tampak parkir samping kantor pos yang
dipergunakan untuk tempat perkir pengguna sepeda motor.
Gambar ini merupakan
lorong dari gedung samping kantor pos
Beberapa foto dari
gedung penyimpanan barang yang lama, letaknya berada di bagian samping dari gedung samping kantor pos Kebun Rojo.
Berikut ini adalah gambar dari kantor P.O. Box
Kantor P.O. Box
digunakan sebagai tempat penampungan dari surat-surat milik suatu instansi dan
sebagainya. Tiap nomor P.O. Box mewakili satu instansi, dan jika ada
surat masuk ke P.O. Box tersebut, maka surat itu ditujukan untuk instansi yang
memiliki nomor P.O. Box tersebut.
No comments:
Post a Comment